Serunya Berjalan di atas Ketinggian Tokyo Sky Tree

Punya pengalaman berjalan di atas ketinggian 350 meter dari atas permukaan tanah? Kalau hanya berjalan di lantai sebuah gedung pencakar langit tentu sudah biasa, tapi Tim Koper Mini kali ini berhasil mengalahkan rasa takut untuk berjalan di atas sebuah lantai kaca di menara paling fenomenal di kota Tokyo Jepang, Tokyo Sky Tree. Pengalaman mendebarkan ini menjadi salah satu highlights kunjungan kami sekeluarga ke Tokyo di musim semi 2019 lalu. 

Berfoto di depan Tokyo Sky Tree

Tower yang menjadi ikon baru kota Tokyo ini mulai dibangun pada tahun 2008 dan hingga kini difungsikan sebagai menara pemancar sinyal televisi. Dari sini, pengunjung bisa melihat panorama 360 derajat kota Tokyo dari ketinggian.

Pemandangan Tokyo Skytree di malam hari

Tinggi tower yang terletak di Distrik Sumida ini bukan main-main, 634 meter dan secara struktur adalah yang tertinggi di Jepang. Sejak pertama kali dibuka untuk publik di 11 Juli 2012 tower ini tidak pernah sepi dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Kami beruntung sudah membeli tiket fast track secara online, jadi tidak perlu repot mengantri di loket. Kami bisa langsung berjalan mengikuti jalur yang telah disediakan, lalu masuk ke dalam lift yang akan membawa kami ke deck pertama.

Tiket Tokyo Skytree

Harga untuk naik ke atas tower ini bervariasi. Ada 2 lantai observasi, lantai pertama terletak di ketinggian 350 meter, sementara lantai observasi kedua ada di ketinggian 450 meter dari atas permukaan tanah. Saran tim Koper Mini, sebaiknya anda mencoba naik ke ketinggian 350 meter terlebih dahulu. Selain tiketnya lebih murah, pemandangan dari ketinggian tidak terlalu signifikan perbedaannya jika hanya selisih 100 meter. Jadi lumayan kan bisa berhemat. Hehe. 

Cukup sampai deck 350 meter saja sudah sangat puas 🙂

Kami membeli tiket untuk lantai observasi 350 meter seharga 259 ribu Rupiah untuk pengunjung dewasa. Sementara untuk pengunjung anak-anak dihargai 129 ribu Rupiah.

Waaah…pengalaman ini tidak akan terlupakan!

Oh ya, tiket yang dijual di situs penjualan tiket atraksi online ini fixed date ya, alias tidak bisa diganti tanggal. Jadi pastikan anda sudah memeriksa cuaca di hari tersebut dengan baik. Jika cuaca cerah dan anda berkunjung di siang hari, anda bisa melihat Gunung Fuji dari kejauhan. Berbeda dengan pengalaman kami yang memilih pergi ke Sky Tree di sore dan malam hari.

Senja di Tokyo Skytree

Di sore hari saat tim Koper Mini tiba di tower ini memang sempat mendung, tapi beruntung pemandangan di malam hari ternyata tidak kalah memesona. Ayah, Bunda dan anak-anak tak henti-hentinya terpukau dengan pemandangan lampu ibu kota yang meriah.

Pemandangan dari lantai observasi 350 meter dari atas permukaan tanah

Masyaallah pemandangan dari ketinggian 350 meter ini sangat indah. Apalagi di sini juga dibangun lantai kaca yang membuat pengunjung bisa langsung melihat kondisi lalu lintas di bawah. Wow! Mendebarkan sekali waktu kami pertama mencoba menginjak lantai kaca ini. Lama-lama si Kakak malah kegirangan dan ingin terus mencoba. Hahaha…

Lantai kaca dari atas ketinggian 350 meter

Di lantai dek pertama, juga disediakan beberapa spot foto untuk selfie. Selain itu, yang menarik buat anak-anak adalah meja stempel Barbie dan tempat mengirim kartu pos yang unik.

Stempel Barbie di Tokyo Skytree

Jika anda ingin mengirim cindera mata untuk sanak keluarga di tanah air, cukup membeli kartu pos di toko souvenir yang ada di lantai ini dan langsung memasukkannya ke dalam kotak pos.

Kirim kartu pos dari sini

Tower ini buka setiap hari mulai jam 8 pagi hingga jam 10 malam. Jika anda berkunjung dari arah kota Tokyo yang lain, tower ini bisa diakses melalui pintu keluar Stasiun Oshiage, tepatnya dengan jalur Asakusa Subway Line, atau Hanzomon Subway Line atau Keisei Oshiage Line. Namun jika anda sudah berada di kawasan Asakusa dan sedang tidak lelah, anda juga bisa berjalan kaki setidaknya 20 menit dari Stasiun Asakusa.

Spot foto Selfie di lantai observasi 350 meter

Tidak terasa waktu hampir menunjukkan pukul 9 malam. Kami sudah puas berfoto di sekitar Tokyo Sky Tree, sekarang waktunya menikmati makan malam. Daaan, ternyata di kaki tower ini ada sebuah pusat perbelanjaan yang dilengkapi 300-an toko dan restoran, namanya Tokyo Solamachi. Karena membawa anak-anak, kami memilih menu yang cukup akrab di lidah, udon dan tempura di salah satu gerai makanan Jepang cepat saji. Hmmm….di tengah suhu di luar yang makin dingin, kami bisa sedikit menghangatkan tangan dan perut di sini. Pengalaman malam terakhir di Tokyo ini, semakin tak terlupakan. Selamat berlibur yaa!

Untuk kisah tim Koper Mini lainnya di kota Tokyo dan Gunung Fuji Jepang, bisa klik link di bawah ini ya:

https://kopermini.com/berburu-sakura-di-ueno-park-tokyo-jepang/

https://kopermini.com/cara-menikmati-liburan-di-disney-sea-tokyo-hanya-dalam-1-hari/

https://kopermini.com/tips-sewa-kimono-anak-dan-berburu-foto-di-kuil-sensoji-asakusa-tokyo/

https://kopermini.com/mimpi-bermain-salju-di-kaki-gunung-fuji-jepang-jadi-nyata/

https://kopermini.com/menginap-hemat-dan-praktis-di-hotel-apa-sugamo-tokyo-jepang/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *