Tips Sewa Kimono Anak dan Berburu Foto di Kuil Sensoji Asakusa Tokyo

Jika berkesempatan liburan ke Jepang Bersama anak-anak, jangan lupa berfoto pakai Kimono sekeluarga ya. Kapan lagi kita bisa bergaya ala Geisha langsung di negara asalnya? Hehehe. Ya, pakaian tradisional Jepang ini memang dikenal memiliki corak motif dan warna yang mengagumkan. Kimono artinya “sesuatu yang dikenakan”. Ki berarti “pakai”, dan Mono berarti “barang”. Pembuatan Kimono menggunakan metode “straight line cut”, yakni pemotongan kain dalam garis lurus. Kemudian si pembuat akan menjahitnya secara bersamaan. Karenanya, pembuat Kimono tidak perlu mengukur badan seseorang sebelum membuat Kimono.

Kimono Khas Jepang

Nah…sebelum berangkat ke Tokyo, tim Koper Mini sudah membanding-bandingkan tempat menyewa Kimono di kota ini. Ada sejumlah kawasan wisata di Ibu Kota Jepang ini yang menawarkan persewaan Kimono, di antaranya di Asakusa, Ginza, Shibuya, Ikebukuro, Nihonbashi dan Kaminarimon.

Peta kawasan Asakusa

Karena kami sudah menyusun itinerary, kami memutuskan menyewa kimono di Asakusa, kawasan pertama yang akan kami jelajahi di Tokyo. Apalagi di Asakusa, ada sebuah kuil ternama “Sensoji Temple” yang kerap dijadikan lokasi pengambilan gambar dan video travel blogger. Asakusa adalah kawasan yang wajib dikunjungi untuk wisatawan yang baru pertama kali berkunjung di Tokyo.

Kuil Sensoji Asakusa

Usut punya usut, kenapa  harga sewa Kimono di Tokyo mahal ya? Bandingkan deh dengan sewa pakaian tradisional Korea Selatan Hanbok yang harganya bisa separuhnya. Rupanya bahan kain untuk membuat Kimono yang berkualitas memang mahal.  Waah, kita harus benar-benar membandingkan harga, jika tetap ingin bergaya dengan budget terbatas. Akhirnya kami melakukan riset perbandingan harga kimono, dari satu toko ke toko lain di sekitar Asakusa. Apalagi tidak semua toko menyediakan kimono berukuran anak-anak. Dan, akhirnya kami berhasil menemukan 1 toko yang harganya paling masuk akal dibanding yang lain, dan juga menyediakan kimono untuk anak-anak. Namanya Kyoto Kimono Rental Wargo Asakusa Store. Ya, sesuai Namanya, toko ini memang pusatnya di Kota Kyoto, tapi ada beberapa cabang toko, termasuk di Asakusa, Tokyo.

Harga sewa 1 Kimono (dewasa maupun anak) sebesar 3.100 Yen (sudah termasuk pajak). Harga ini setara dengan 400 ribu rupiah. Lebih miring daripada sebagian besar toko lain yang menyewakan kimono dengan harga 500 ribuan. Sebenarnya kita bisa memakai Kimono ini seharian penuh, namun kami memilih untuk memakainya selama 3 jam di sore hari sebelum toko ini tutup. Saran dari tim Koper Mini, sebaiknya anda sudah memesan layanan sewa ini, sebelum berangkat ke Jepang. Mereka akan mengirimkan detail konfirmasi pemesanan, termasuk jam kedatangan dan peta lengkap menuju lokasi toko dari Stasiun Asakusa, melalui email.

Toko Kyoto Kimono Rental Wargo di Asakusa

Toko Kyoto Kimono Rental Wargo ini terletak sekitar 200 meter dari exit Stasiun Asakusa. Persis setelah kita keluar dari Exit stasiun Asakusa, kita akan menjumpai sebuah gerbang berbentuk lampion raksasa yang disebut Kaminarimon (gerbang Dewa Petir). Di musim semi, kawasan Asakusa sangat ramai dipenuhi pengunjung. Kami melihat banyak sekali wisatawan berpakaian Kimono yang mengabadikan foto di depan Gerbang Kaminarimon ini.

Para Gadis Berkimono di Gerbang Kuil Sensoji

Seiring langkah para pengunjung, kita akan segera memasuki jalan Nakamise yang menghubungkan Gerbang Kaminarimon dengan Kuil Sensoji. Kawasan ini sangat terkenal dengan deretan kios camilan khas Jepang.

Jalan Nakamise Yang Menghubungkan Stasiun Asakusa dengan Kuil Sensoji
Kios Penjual Ningyoyaki di Nakamise Street

Jangan lupa mencoba Ningyoyaki ya. Ini adalah kue mungil yang terbuat dari adonan tepung, telur dan gula, yang diisi dengan selai kacang merah. Kue ini dijual seharga 350 yen per 8 pieces. Biasanya kue ini berbentuk boneka, burung atau simbol lampion “kaminarimon”. Rasanya legit, dan empuuk. Hmm…yummy! Mirip-mirip Dorayaki nih..itu loh, kue kesukaanya Doraemon. Hehe..

Kue Ningyoyaki

Di ujung Jalan Nakamise, anda akan mendapati Gerbang kedua, bernama Honzomon Gate. Sebelum memasuki gerbang itu, beloklah ke arah kiri, sekitar 100 meter dari gerbang, di sebelah kiri jalan anda akan menemukan toko Kyoto Kimono Rental Wargo. Saat Tim Koper Mini datang, sudah ada pegawai toko yang menyambut ramah, meski dengan Bahasa Inggris mereka yang sangat terbatas. Kami cukup menunjukkan email dengan nama pemesan. Mereka langsung mempersilakan kami naik ke atas untuk berganti kimono. Sayangnya, kami tidak diperbolehkan mengambil foto ataupun video di dalam toko ini.

Berjalan Menyusuri kawasan Asakusa

Dengan harga yang sudah tertera, kami bebas memilih motif Kimono yang kami suka. Seruu kan bisa seragaman pakai Kimono dengan anak. Ada beberapa ibu yang bertugas memakaikan kimono pada kami. Kimono memang terdiri dari berlembar-lembar kain, mulai dari dalaman, hingga luar, dan Obi (semacam ikat pinggang). Setelah itu, kita bebas memilih tas kecil yang senada dengan motif kimono kami. Sebelum kita keluar dari toko, pelayan memberikan kaos kaki dan sandal khusus untuk kami. Waaah, tampilan kami kini makin mirip dengan Oshin. Hahaha…Hati-hati berjalan dengan sandal ini ya, karena jalanan di luar sana cukup licin.

Berfoto di kawasan Asakusa

Nah, sekarang kami siap menyusuri jalanan di kawasan Asakusa dan menjelajahi Kuil Sensoji. Dari kawasan ini, kami juga bisa melihat Skytree dari kejauhan. Skytree adalah Menara tertinggi di Jepang. Dengan ketinggian mencapai 634 meter, bangunan ini dinobatkan sebagai bangunan Menara tertinggi di dunia oleh Guinness Book of Records. Ulasan tentang Skytree akan ada di artikel Koper Mini berikutnya ya.

Kuil Sensoji adalah salah satu kuil tertua di Jepang yang dibangun sejak abad ke-6. Banyak pengunjung datang ke Kuil Sensoji untuk berziarah, berdoa dan membaca ramalan peruntungan.

Suasana di Kuil Sensoji Asakusa
Kotak-kotak Tempat Mengambil Ramalan

Di dalam area kuil memang ada kotak-kotak khusus untuk mengambil kertas ramalan. Pengunjung perlu memasukkan uang sebesar 100 yen ke dalam kotak, sebelum mendapatkan kertas ramalan. Sejumlah pengunjung berharap bisa membaca nasib baik mereka di secarik kertas tersebut.

Berkimono di Kuil Sensoji Asakusa

Sejauh mata memandang, Kompleks Kuil Sensoji memang sangat unik karena berada di tengah bangunan-bangunan pencakar langit di Tokyo. Suasana tradisional langsung terasa saat kita memasuki kawasan ini. Di sinilah berpadu keindahan tradisi Jepang dengan realitas warga Tokyo, Jepang yang kini sudah berbalut modernitas teknologi.

Gerbang Ikonik Menuju Kuil Sensoji Asakusa
Gerbang Ikonik Kuil Sensoji Asakusa

Puaskanlah berfoto dan mengambil video, karena suasana seperti ini belum tentu bisa anda temukan di kawasan lain di Tokyo. Jangan lupa membaca ulasan tim Koper Mini lainnya ya. Selamat berakhir pekan!

Untuk petualangan tim Koper Mini lainnya selama di Jepang, bisa klik link di bawah ini ya

Berburu Sakura di Ueno Park Tokyo Jepang

Mimpi Bermain Salju di kaki Gunung Fuji Jepang Jadi Nyata

Cara Menikmati Liburan di Disney Sea Tokyo Hanya dalam 1 Hari

Menginap Hemat dan Praktis di Hotel APA Sugamo Tokyo Jepang

Itinerary Japan Trip – Tokyo & Fuji (7 Days)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *