Cara Menikmati Liburan di Disney Sea Tokyo Hanya dalam 1 Hari

Buat family travelers yang sering mengajak anak-anak berlibur di theme park, wajib hukumnya berkunjung ke Disney Sea. Kenapa? Karena Disney Sea adalah theme park berkonsep laut, satu-satunya di dunia. Berbeda dengan saudara kembarnya, Disney Land, yang sudah tersebar di beberapa kota utama di dunia, Disney Sea hanya ada di Tokyo, Jepang. Pastinya akan jadi pengalaman yang unik dan tak terlupa sepanjang hidup. Sebelum berangkat ke Tokyo, Tim Koper Mini sudah memesan tiket Disney Land dan Disney Sea, Tokyo secara online. Nah, parents yang lain bisa juga langsung membeli tiketnya di sejumlah situs perjalanan, seperti Traveloka, klook atau H.I.S travel. Kami akhirnya membelinya di H.I.S, karena lebih praktis dan bisa sekaligus membeli tiket atraksi lain di Tokyo.

Anak-anak di Disney Sea

Harga tiket masuk Disneyland & Disney Sea (per hari) yakni Rp. 969.400,- untuk dewasa (18 tahun ke atas), Rp. 838.400,- untuk junior (12-17 tahun) dan Rp. 628.800,- untuk anak (4-11 tahun). Jika parents liburan ke Tokyo dengan membawa anak-anak usia 5-10 tahun, saran kami lebih baik mengunjungi kedua theme park ini sekaligus. Seharian di Disney Land, dan sehari berikutnya di Disney Sea, atau sebaliknya.

Tiket Tokyo Disney Resort

Tim Koper Mini sengaja memilih memberi jeda hari, karena dari pengalaman sebelumnya, pergi ke theme park seperti ini membutuhkan waktu lebih panjang, dari pagi sampai malam menjelang theme park tutup. Selain itu, kami juga harus berjalan kaki sepanjang waktu. Sehingga dengan memberi jeda di itinerary, anak-anak masih sempat beristirahat keesokan paginya.

Interior Kereta Disney

Untuk mencapai Disney Resorts, kami memilih menggunakan Mass Rapid Transport (MRT), untuk itu kami harus menuju Stasiun Maihama yang merupakan stasiun terdekat dari kawasan Disney Resort. Dari lokasi hotel tempat kami menginap di kawasan Sugamo, kami cukup menaiki 1 kali kereta ke Stasiun Tokyo, dan kemudian melanjutkan perjalanan naik kereta ke Stasiun Maihama. Setelah sampai di Maihama, kita akan disuguhi pemandangan khas kereta Disney Line, apalagi kalau bukan jendela kereta berbentuk telinga Mickey Mouse. Kereta khusus dengan desain eksterior dan interior khas karakter Disney ini akan membawa kita ke masing-masing theme park. Kereta ini akan berputar-putar di kawasan Disney Resort dan melewati 4 stasiun, yakni Resort Gateway Station, Tokyo Disney Land Station, Bayside Station, dan terakhir Tokyo Disney Sea Station. Jangan lupa turun di sini ya parents.

Pengunjung Piknik di Disney Sea

Datanglah sepagi mungkin, bahkan kalau bisa saat theme park baru dibuka. Karena di pagi hari, kita bisa langsung berkeliling mengambil fast pass untuk wahana yang kita sukai, dan nanti kembali ke lokasi di jam sebelum permainan itu mulai. Ini akan sangat menghemat waktu, jadi anak-anak bisa bermain lebih puas.  Oh ya, jangan lupa selalu cek cuaca dan suhu udara ya, supaya kita bisa mempersiapkan baju yang pas untuk anak-anak. Beruntung kami datang di awal musim semi, dengan matahari yang cukup bersinar. Tapi saran kami, selalu bawa payung dan jas hujan sekali pakai untuk persiapan. Untuk memudahkan penjelajahan, sebaiknya ambil brosur dan peta Disney Sea yang tersedia di counter-counter di depan pintu masuk. Di situ ada panduan lengkap peta kawasan berikut jadwal atraksi. Kabar baiknya lagi, ada brosur berbahasa Indonesia lho. Tim Koper Mini memilih mengunduh aplikasi Disney di ponsel, agar lebih praktis memantau wahana tujuan. Serunya lagi, di apps tersebut juga tertera informasi durasi waktu antrean. Jadi kita bisa memilih wahana mana yg lebih cepat antreannya.

Pintu Masuk Disney Sea

Ok! Sekarang waktunya berpetualang. Di pintu masuk, kita akan disambut oleh bola dunia raksasa. Sekilas mirip seperti land mark di Universal Studios Singapura ya, tapi dijamin latar belakang pemandangan di Disney Sea Tokyo ini sangat berbeda. Jadi sempatkan berfoto di sini saat anda tiba. Jangan tunda sampai sore atau malam, selain untuk menyelamatkan pencahayaan alami, nantinya anak-anak pasti lelah setelah seharian berkeliling wahana. Sedikit berjalan masuk melewati pintu gerbang, kita akan disambut pemandangan menakjubkan, sebuah gunung berapi buatan, yang benar-benar keluar asap dan apinya. Suasana di kawasan ini begitu magis, sampai-sampai anda akan merasa sedang berada di dunia lain.

The Mysterious Island

Daan, ini dia atraksi dan wahana yang wajib parents prioritaskan saat berkunjung ke Disney Sea, apalagi jika anda hanya punya waktu seharian saja di sini:

  1. Toy Story Mania

Ini wahana paling favorit sampai saat ini. Tim Koper Mini nekat antre di wahana ini selama 2 jam lho parents. Ck…ck…ck…ck. Tantangan ini kami lewati demi seseruan bareng Woody. Untungnya, anak-anak happy, karena penantian yang panjang itu akhirnya terbayar lunas dengan permainan yang seruuu parah. Hahaha. Di dalam arena ini, kita akan duduk secara berpasangan, berkompetisi menembak sasaran. Semuanya disajikan secara 3 dimensi. Sangat menegangkan. Tanpa sadar, tangan dan kaki bergerak sangat kencang, demi meraih poin. Keluar dari wahana, tangan kami lumayan pegal. hehe

Puaaass main di sini
  1. Journey to the Center of the Earth
Pintu Masuk

Nah, sesuai namanya yang cukup seram, wahana ini cocok untuk anak-anak yang lebih besar. Untuk masuk ke sini, anak harus diukur tingginya. Wahananya adalah roller coaster yang mengharuskan orang dengan tinggi tertentu dan dalam kondisi yang fit. Antrean di wahana ini sekitar 45 menit, alias lebih manusiawi dibanding Toy Story Mania.

  1. Evening Show “Fantasmic”

Sesuai urutan waktu, show “Fantasmic” ini bisa anda letakkan di jadwal terakhir hari itu. Apalagi pertunjukan dimulai jam 8 malam di kawasan Mediterranean Harbor. Kita bisa menyaksikan pertunjukan laser, lampu, air dan api yang sangat spektakuler ini selama 20 menit. Pastikan datang di lokasi tepat waktu untuk mendapatkan posisi menonton yang terbaik. Sebelum mulai, petugas akan mengatur posisi duduk para pengunjung.

Ariel!
Live Show yang Seru!

Dari awal hingga akhir kita akan disuguhi sejumlah karakter Disney, seperti Mickey Mouse, Aladdin, Cinderella dan Ariel. Di akhir muncullah seekor naga, lengkap dengan semburan api-nya. Waaahh, seruuuu! Apalagi di latar belakang, kita bisa melihat pemandangan Gunung Berapi buatan di malam hari. Pertunjukan ini menutup petualangan kami hari itu dengan manis.

  1. Mermaid Lagoon Theater

Meski pertunjukan di teater ini menggunakan Bahasa Jepang, pengunjung masih cukup bisa memahami alur ceritanya, karena para pemain cukup atraktif dan menghibur. Uniknya, kalau biasanya kita menonton amphitheater, panggung dan pemain berada di bawah, nah di Mermaid Lagoon ini, seluruh pertunjukan ini ada di atas kursi penonton. Si Mermaid, yang memakai tali penopang bisa bebas terbang ke sana kemari, seolah sedang berenang di lautan luas. Kami sangat terhibur dengan akting dan tarian pemain yang sangat keren. Tata panggung, pencahayaan dan koreografinya begitu apik. Anak-anak seperti dihipnotis oleh si putri duyung yang cantik.

  1. Tower of Terror
Tampak Depan Wahana Tower of Terror

Wahana ini menjadi salah satu yang terfavorit di Disney Sea. Meski demikian, wahana ini lebih cocok untuk parents yang membawa anak-anak remaja. Untuk menaiki wahana, dibutuhkan persyaratan tinggi tertentu dan kondisi tubuh yang fit. Dari luar, tower ini terlihat seperti rumah hantu yang menyeramkan. Di dalam, pengunjung bisa melihat karakter yang menakutkan, dan menaiki sebuah lift raksasa. Pengunjung akan dihempaskan dari lantai atas dengan kecepatan tinggi.

Untuk yang tidak terlalu suka yang menegangkan, masih banyak wahana-wahana lain yang menyenangkan, salah satunya adalah naik Gondola di Little Venice. Pemandangan di area ini sangat khas Venice, Italia. Mulai dari bangunan-bangunan di kanan kiri, jembatan, hingga sungai. Di sini parents bisa mengajak anak-anak naik Gondola ditemani 2 orang petugas berpakaian khas negeri Pizza itu. Lumayan kaan, berhemat daripada jauh-jauh pergi ke Venesia. Hehe. Selain itu, masih ada area permainan yang lebih cocok untuk anak-anak usia batita dan balita, seperti Ariel’s Playground dan Jumping Jellyfish. Jangan lupa juga berfoto dengan tokoh-tokoh Disney di dalam theme park.

Banyak Spot Foto Keren di Sini
Disney Sea Electric Railway

Kalau sudah mulai lapar, sempatkan membeli camilan di snack corner yang tersedia di berbagai sudut Disney Sea. Anak-anak biasanya suka makan pop corn yang renyah, atau es krim berbentuk telinga Mickey Mouse yang lucu.  Untuk makanan utama yang enak, sesuai selera orang Asia dan dengan harga yang lebih masuk akal, tim Koper Mini sarankan anda bersantap di Vulcania restaurant yang ada di dalam area Mysterious Island Di sini tersedia deretan Chinese food dan Asian yang cukup sesuai lidah orang Indonesia. Harganya cukup realistis, satu porsi bisa untuk makan berdua dihargai sekitar Rp. 130 ribu rupiah.

Tidak terasa seharian sudah kami menghabiskan waktu di Disney Sea, karena waktu yang terbatas, kami memang tidak bisa menjelajahi seluruh kawasan, namun setidaknya kami berhasil mendapatkan spot-spot terbaik untuk bermain dan berfoto.

Berfoto dengan Pluto

Suatu saat kami pasti akan kembali lagi ke sini. Sampai jumpa lagi, Tokyo Disney Sea!

Untuk petualangan tim Koper Mini lainnya selama di Jepang, bisa klik link di bawah ini ya

Berburu Sakura di Ueno Park Tokyo Jepang

Mimpi Bermain Salju di kaki Gunung Fuji Jepang Jadi Nyata

Tips Sewa Kimono Anak dan Berburu Foto di Kuil Sensoji Asakusa Tokyo

Menginap Hemat dan Praktis di Hotel APA Sugamo Tokyo Jepang

Itinerary Japan Trip – Tokyo & Fuji (7 Days)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *