Menjelajahi Oban, Surga Sea Food di Pantai Barat Skotlandia UK

Oban, kota pelabuhan di wilayah Argyll dan Bute, pantai barat Skotlandia telah lama menjadi destinasi utama wisata di musim panas. Berasal dari Bahasa Gaelic, An t-Oban yang berarti “teluk kecil”, kota ini dikenal sebagai pintu masuk menuju the Isles, jajaran pulau fenomenal di Skotlandia. Untuk menuju ke kota cantik ini, anda bisa berkendara dengan mobil dari Glasgow selama kurang lebih 3 jam dan menempuh jarak sekitar 143 kilometer. Alternatif lainnya adalah dengan menggunakan kereta Scotrail. Beruntung, tim Koper Mini mengunjungi Oban di musim terbaik, yakni di awal musim panas. Meskipun harga akomodasi naik karena high season, kami sangat senang karena bisa menjelajahi Oban selama dua hari penuh dengan cuaca bagus dan matahari bersinar cerah. Alhamdulillah.

Pelabuhan Oban

Tiket kereta Pergi-Pulang (PP) dari Glasgow ke Oban untuk 2 dewasa dan 2 anak dengan menggunakan kartu diskon rail card dibanderol 68 Poundsterling atau setara dengan 1 juta 3 ratus ribu Rupiah. Letak Stasiun Oban sangat strategis. Saat keluar dari gerbang stasiun, kita bisa langsung melihat area Pelabuhan. Di sinilah Kapal Ferry ikonik Caledonian MacBrayne bersandar. Kapal inilah yang digunakan para wisatawan untuk menyeberang ke pulau-pulau kecil di sekitar Oban.

Kedai Sea Food “The Green Shack”

Tak lupa kami mampir ke The Green Shack, kedai sea food paling fenomenal di Pelabuhan Oban. Dibandingkan menyantap sea food di restoran, sensasi menikmati sea food di kedai ini lebih otentik. Bahan makanan lautnya segar, tempat makan pun terbatas. Kami harus mengantre untuk mendapatkan menu khas kota Pelabuhan ini. Sungguh pengalaman yang mengasyikkan. Kali ini kami memutuskan memesan kerang dan udang rebus hanya dengan bumbu garlic alias bawang putih.

Kerang The Green Shack
Lobster The Green Shack

Meskipun ada juga sih menu lain seperti Lobster, Oyster (tiram), ikan Salmon yang juga menggugah selera. Semuanya dimasak dengan cepat, dengan sedikit bumbu, sehingga tidak mengurangi cita rasa asli sea food-nya. Untuk pengunjung muslim, sebaiknya memberikan pesan khusus kepada pelayan, agar menu kita tidak dimasak dengan minuman anggur beralkohol. Karena itu menjadi cara mereka mengurangi bau amis makanan laut. Menikmati sea food sambil melihat hilir mudik kapal ferry. Benar-benar pengalaman yang tak terlupakan.

Lansekap Kota Oban

Selanjutnya mari kita membakar lemak kolesterol dari sea food dan menjelajah perbukitan! Ya, untuk mengunjungi destinasi berikutnya, The McCaig’s Tower, kita memang harus menaiki ratusan anak tangga dan berjalan menanjak ke atas bukit. Sepanjang perjalanan, di kanan kiri terlihat rumah-rumah unik nan cantik, bergaya Eropa. Beberapa rumah ini rupanya dimanfaatkan menjadi guest house yang bisa disewa oleh pengunjung. Keren!

Rumah cantik di sepanjang jalan menuju McCaig’s Tower

Berjalan sedikit lagi dan sampailah kita ke destinasi berikutnya. Selamat datang di McCaig’s Tower! Menara McCaig adalah landmark paling terkenal di Oban. Dibangun pada tahun 1897 oleh seorang bankir lokal bernama John Stuart McCaig, ternyata tujuan didirikannya menara ini cukup mulia lho. Selain sebagai monumen untuk keluarganya, McCaig juga ingin menyediakan pekerjaan untuk para tukang batu lokal. Bentuknya mirip dengan Colloseum di Roma, Italia. Well, ini versi mini-nya ya.

McCaig’s Tower

Di dalam kawasan menara, ada taman berumput hijau yang cocok untuk piknik dan menjadi tempat pelarian dari hiruk pikuk kota Oban yang selalu dipenuhi turis. Tim Koper Mini senang sekali menghabiskan waktu di taman ini, apalagi cuaca hari itu cerah dan bersahabat 😀

Berjalan sedikit ke arah luar menara, anda bisa menikmati pemandangan Teluk Oban dan kepulauan Atlantik yang spektakuler dari puncak. Ini lokasi yang tepat untuk menikmati matahari tenggelam. MasyaAllah, indah sekali!

Oban Bay

Untuk turis yang hanya punya waktu satu hari penuh di Oban, maka rute selanjutnya adalah mengunjungi The Oban Distillery dan Oban Chocolate Company. Namun, jika anda punya waktu dua hari menjelajahi Oban, tidak ada salahnya meluaskan area penjelajahan hingga ke pinggiran pulau. Oban Distillery adalah salah satu pembuat minuman beralkohol whisky berskala kecil di Skotlandia. Volume yang terbatas, membuat mereka mengutamakan kualitas dan keaslian resep warisan turun temurun sejak tahun 1793. Saat itu, Hugh dan John Stevenson bersaudara tiba di perbatasan Kepulauan Hebrides, dan mereka hanya menemukan pelabuhan dan cuaca buruk dan angin kencang.

Pabrik penyulingan whisky

Di sini lah mereka membuka Oban Brewing Company. Di tahun berikutnya, mereka mulai menyuling whisky. Bisnis ini tetap dimiliki keluarga Stevenson selama tiga generasi, sampai pedagang lokal Peter Cumpstie membelinya pada tahun 1830. Penyulingan Oban telah berganti kepemilikan selama bertahun-tahun dan hingga kini tetap beroperasi. Pengunjung yang tertarik, bisa juga mengikuti tur keliling Oban Distillery dan menyaksikan langsung penyulingan whisky.

Toko dan Cafe Oban Chocolate Company

Anak-anak kami sudah tidak sabar ingin mampir ke Oban Chocolate Company. Ini lokasi yang wajib dikunjungi jika anda berlibur ke Oban bersama keluarga. Bayangkan hot chocolate-nya yang bertekstur creamy. Very rich in flavour!

Lalu deretan cokelat warna warni yang diracik dengan tangan. Hmmm, yummy! Didirikan pada tahun 2003 oleh pasangan lokal Stewart dan Helen MacKechnie, Oban Chocolate Company adalah pabrik, kafe, dan toko cokelat independen yang unik. Letaknya di Jalan Corran Esplanade nomor 34, masih di seputar city centre Oban. Saat musim panas, toko ini ramai dipadati pengunjung.

Varian Cokelat di Oban Chocolate Company

Variasi cokelat di toko ini memang sangat beragam, mulai dari cokelat caramel, cokelat batangan, cokelat koin, hingga cokelat kelapa. Pastikan anak-anak anda tidak terlalu lama memilih cokelat, karena di masa high season, antrean pembayaran juga cukup padat. Toko ini buka dari pagi hari hingga pukul 8 malam. Dan saat musim panas, menu waffle tersedia khusus pada hari Kamis dan Jumat dari jam 4 sore hingga jam 8 malam.

Pantai Oban yang cantik 🙂

Senangnyaa, di kafe Oban Chocolate Company kami berhasil mendapatkan meja dan kursi premium. Bagaimana tidak? Sejauh mata memandang, terlihat hamparan laut berhiaskan kapal-kapal yang tengah bersandar. Sungguh romantis! Boleh juga duduk berlama-lama di pantai, sambil menikmati udara segar, dan suara burung camar yang menenangkan. Kami menutup perjalanan di Oban dengan senyuman. Kereta kami telah menanti, semoga suatu saat kami bisa kembali lagi ke sini. Haste ye back, Oban!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *