Mimpi Bermain Salju di kaki Gunung Fuji Jepang Jadi Nyata

Salju…butiran es putih yang turun dari langit ini selalu dirindukan setiap tahun. Apalagi bagi wisatawan dari negara tropis yang terbiasa dengan matahari sepanjang tahun. Angan-angan agar bisa berfoto bersama boneka salju dan bermain seluncur es hanya bisa jadi impian untuk sebagian orang. Karena harga tiket menuju negara empat musim kerap kali tidak terjangkau traveler. Tim Koper Mini bertekad membawa anak-anak melancong ke negara terdekat di kawasan Asia yang di setiap musim dingin berhias salju. Ya, Jepang kemudian menjadi pilihan paling tepat. Kami sangat beruntung, karena mendapat tiket pesawat promo di  akhir musim dingin menjelang awal musim semi. Alhasil, kami berhasil mendapat salju dan bunga sakura pada saat bersamaan.

Bermain Salju di Kaki Gunung Fuji

Perjalanan dengan Bus menuju Shizuoka

Untuk bisa mengajak anak-anak menikmati permainan salju ini, kami harus bergeser dari hotel tempat kami menginap di ibu kota, Tokyo menuju prefektur Shizuoka, tepatnya ke kawasan kaki Gunung Fuji. Gunung Fuji adalah gunung tertinggi dan paling sakral di Jepang. Puncak gunung ini selalu tertutup salju di sepanjang tahun. Setelah membandingkan berbagai moda transportasi dan beragam tawaran tur wisata, kami memutuskan untuk melancong sendiri, alias tidak mengikuti paket travel. Selain bisa menghemat biaya, kami juga bisa leluasa menentukan lokasi tujuan berikut waktu berkunjungnya. Jauh sebelum pergi ke Shizuoka, kami sudah memeriksa ramalan cuaca. Ya, di Jepang kami memang harus terus memastikan informasi cuaca, supaya acara jalan-jalan lebih maksimal. Setelah memastikan prediksi cuaca cerah dan aman, kami langsung memesan tiket bus pergi pulang (PP) dari sebuah perusahaan transportasi Jepang di situsnya di http://willerexpress.com/en/

Agar lebih dekat dari hotel, kami sengaja memilih rute Bus dari Ikebukuro menuju Gotemba Premium Outlet di kaki gunung Fuji. Kami harus sudah sampai di halte bus di Ikebukuro sebelum pukul 8 pagi. Ingat, orang Jepang selalu tepat waktu, jadi pastikan anak-anak sudah siap sebelum bus menjemput, supaya tidak ada resiko ketinggalan.

Harga tiket bus rute Ikebukuro-Gotemba Premium Outlet sebesar 1.650 yen atau setara 130 ribu rupiah. Saat itu kami memesan untuk 2 dewasa dan 2 anak tiket Pulang Pergi (PP) dengan total harga 8.640 yen atau setara 1 juta 110 ribu rupiah. Sangat hemat kaan, dibandingkan kita ikut perjalanan tur dengan travel.

Pemandangan Gunung Fuji dari dalam Bus

Suhu di hari itu sangat nyaman, sekitar 18 derajat Celsius, cuaca cerah dengan matahari bersinar cukup terik, sehingga pemandangan Gunung Fuji yang puncaknya tertutup salju jelas terlihat di sepanjang perjalanan kami. Saat itulah, semua wisatawan di dalam bus segera mengabadikan pengalaman melihat Gunung legendaris itu.

Gunung Fuji Terlihat Jelas dari Gotemba Premium Outlet

Tiba di Gotemba Premium Outlet

Setiba di Gotemba pukul 10 pagi, kami langsung menuju ke gerai informasi untuk mendapatkan info transportasi lanjutan menuju Grinpa. Kami memang tidak terlalu mementingkan belanja di Premium Outlet, karena tujuan utama kami adalah bermain seluncur salju di sebuah ski resort bernama Grinpa. Karena itu kami tidak menghabiskan banyak waktu di pusat perbelanjaan brand premium ini, meskipun di sini sebenarnya juga disediakan playland untuk anak-anak.

Playland di Gotemba Premium Outlet

Menurut petugas, jadwal bus naik ke atas sudah tidak tersedia di jam yang kami inginkan, jadi kami direkomendasikan untuk naik taksi. Kami sepakat naik taksi untuk menghemat waktu, agar prediksi di jam 3 sore kami sudah bisa kembali berada di Gotemba, karena jam 4 sore Bus akan menjemput kami untuk pulang ke Tokyo.

Tempat Parkir Bus di Gotemba Premium Outlet

Ternyata di sepanjang perjalanan menumpang taksi, mata kami dimanjakan dengan pemandangan sebuah kota kecil bernama Gotemba. Di kanan kiri terdapat pemukiman warga lokal, yang sangat khas Jepang. Semakin menanjak naik, pemandangan di balik kaca hanya didominasi pepohonan kering di kanan kiri.

Pemandangan Gunung Fuji dari Kota Kecil Gotemba

Namun sungguh tidak diduga, setelah perjalanan menumpang taksi sekitar 40 menit naik ke atas bukit, Sopir taksi menginformasikan bahwa Taman Bunga Grinpa tutup. Karena Bahasa Inggris sopir tersebut sangat terbatas, dia gagal menjelaskan alasan penutupan itu.

Entrance Taman Bunga Grinpa di kaki Gunung Fuji

Dengan mengandalkan bahasa isyarat, si Bapak sopir merekomendasikan kami sebuah taman wisata ski yang tak jauh dari lokasi itu. Namanya Fujiyama Snow Resort Yeti atau akrab disebut Yeti Ski Resort.

Peta Yeti Fujiyama Snow Resort

Kami bersyukur, Bapak sopir ini sangat membantu, bahkan rela menunggu kami sampai kami berhasil membeli tiket masuk Yeti. Rupanya semakin jauh ke pelosok, kemampuan berbahasa inggris orang Jepang semakin tipis. Hehe. Jadi si sopir ingin memastikan kami dilayani dengan baik. Salut, untuk warga Jepang yang disiplin, namun tetap ramah dengan pelayanan ekstra.

Welcome to Yeti Ski Resort

Singkat cerita, kami dibuat kagum dengan pemandangan di sekitar Yeti Ski Resort. Posisi kami sekarang,  sangat dekat dengan Gunung Fuji. Sejauh mata memandang, kami melihat salju yang terhampar.

Bermain Papan Selancar Salju di Yeti Ski Resort

Fasilitas yang disediakan antara lain, persewaan peralatan musim dingin (jaket, topi, kaca mata salju, sarung tangan, boots, papan seluncur dst.), kafe, restoran, tempat ganti, area bermain anak, dan ada api unggun untuk menghangatkan diri.

Kafe di Yeti Ski Resort

Harga tiket masuk bervariasi, tergantung jenis permainan yang kita pilih. Jika hanya ingin ke area permainan salju anak, cukup membayar 1.000 yen (setara 130 ribu rupiah) per orang dewasa dan 500 yen (setara 60 ribu rupiah) per anak. Sementara untuk bermain ski di area yang lebih luas, harganya tentu lebih mahal.

Serunya Main Seluncur Salju di Kaki Gunung Fuji

Resor ini dibuka setiap hari di musim-musim tertentu (musim dingin dan musim semi), dari pukul 8 pagi hingga pukul 10 malam. Kalau ingin tahu lebih lanjut soal jadwal buka Yeti Ski Resort, bisa klik di sini ya: https://www.yeti-resort.com/en/

Mimpi anak-anak kami menjadi nyata. Kalau selama ini mereka hanya bisa melihat salju di film, di youtube dan di area permainan di mall, kini mereka bisa langsung menyentuh dan bermain dengan salju yang asli di kaki Gunung Fuji. Alhamdulillaah…

Anak-anak Bermain Salju di Yeti Resort kaki gunung Fuji

Berulang kali mereka bergantian bermain papan seluncur, dari titik tertinggi hingga titik terendah. Di puncak hamparan salju, mereka membuat boneka salju dan menghiasinya dengan ranting. Cuaca yang cerah membuat kami berhasil mengabadikan foto dengan angle-angle terbaik, di latar terlihat Gunung Fuji yang kokoh dan memesona.

Foto Keluarga di Kaki Gunung Fuji

Semakin siang, pengunjung makin ramai berdatangan, banyak keluarga muda dengan anak-anak kecil yang berkunjung ke sini.

Tidak terasa, hari semakin siang. Setelah Lelah bermain salju, kami langsung mencari alternatif menu makan siang di restoran, sambil menunggu bus berikutnya yang akan membawa kami ke Gotemba Premium Outlet. Menu yang paling aman untuk anak-anak, ada ayam goreng dan kentang goreng. Selain itu ada camilan manis yang seru seperti marshmallow dan ice cream.

Bakar Marshmallow yuk!

Nah, uniknya di sini, anak-anak bisa membakar marshmallow ini di api unggun. Si kakak sangat suka mencoba pengalaman ini. Selama ini, dia hanya bisa melihat tokoh kartun kesayangannya membakar marshmallow saat berkemah.

Perut kenyang, mata kami sudah dimanjakan oleh Gunung Fuji yang indah, sekarang waktunya pulang. Menurut jadwal, bus yang akan membawa kami ke Gotemba Premium Outlet akan tiba di Yeti Ski Resort pada pukul 13.47 waktu setempat.

Bus Yang Membawa Kami Kembali Ke Gotemba Premium Outlet

Daaaan, betul saja, kami tiba di halte bus hanya 3 menit sebelum bus menjemput. Luar biasa ya orang Jepang, Bus di pelosok Gunung saja bisa sangat tepat waktu. Jadi jangan sekali-sekali berani telat di sini yaa parents. Hehe.

Di Dalam Bus Menuju Gotemba Premium Outlet

Sampai jumpa lagi! Suatu saat nanti, kami pasti akan kembali ke Fujiyama.

Video lengkap perjalanan kami di Gunung Fuji, bisa diklik di sini ya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *