Menikmati Akhir Pekan di Faunaland Ancol Jakarta

Hello sahabat Koper Mini! Selamat berakhir pekan…sudah punya ide pergi ke mana minggu ini? Untuk yang tinggal tidak jauh dari ibu kota, ada kawasan wisata ramah anak di utara Jakarta yang cocok untuk liburan dekat dan hemat. Namanya Faunaland. Tempat rekreasi ini letaknya ada di dalam kawasan Ancol. Kalau selama ini berlibur ke Ancol berarti bermain pasir, berendam di pantai dan berpanas-panas ria, nah… Faunaland menawarkan suasana yang berbeda. Di sini, anak-anak bisa berkenalan dengan binatang-binatang yang lucu sekaligus menikmati suasana yang teduh dan asri mirip di Kebun Raya. Wuiih, penasaran yaa…mana ada danau dan pepohonan yang rindang di Jakarta Utara yang dikenal gersang dan panas? Masih tidak percaya?

Yuuk…kita masuuk…

Untuk memasuki kawasan Faunaland kita dikenai tiket seharga Rp 60 ribu (weekdays) dan Rp. 70 ribu (weekend). Nah, yang berminat membeli tiket paket hemat dengan berkeliling danau menggunakan perahu, harganya jadi 90 ribu rupiah per orang. Anak-anak di atas 2 tahun sudah terhitung full ticket ya.

Usahakan pagi-pagi datang ke sini, karena sepanjang minggu Faunaland tutup setelah jam 17.30 WIB. Ok, sekarang kita siap berpetualang. Kawasan wisata yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar ini sebenarnya seperti Kebun binatang atau Taman Safari mini. Dengan mengusung konsep Papua yang terlihat di setiap sudut kawasannya, tempat ini menghadirkan satwa-satwa unik dan langka dari berbagai wilayah di Indonesia, khususnya dari kawasan timur Indonesia.

Saat kami datang, ada seekor singa yang sedang tertidur lelap. Karena dibatasi dinding kaca yang tebal, kami pun bebas berfoto bersama si singa. Ada juga kuda-kuda poni yang lucuuu, dan rupanya kuda ini juga sesekali dikeluarkan untuk anak-anak yang ingin menaikinya. Harga tiketnya Rp 50 ribu untuk 2 kali putaran. Masih ada banyak hewan lain yang tingkah polahnya menarik untuk dilihat di sini.

Kita juga bisa menikmati bird show atau pertunjukan burung yang digelar di setiap pukul 14.00 WIB. Pertunjukan ini dibuka dengan kemunculan burung Elang yang gagah. Lalu diikuti dengan aksi burung-burung yang lain yang menggemaskan.

Para pengunjung di bangku penonton berdecak kagum melihat kemunculan burung-burung tersebut.

Petugas Faunaland yang bertugas menjadi master of ceremony (MC) tak henti-hentinya menjelaskan profil singkat si burung, mulai dari asalnya, nama latinnya, hingga jenis makanannya. Yang paling seru adalah saat si Elang bondol dilibatkan dalam permainan bersama penonton. Penonton cilik yang terpilih bisa merasakan sensasi dihinggapi oleh burung Elang yang sudah jinak. Tentu saja, demi keamanan, mereka tetap menggunakan topi koboi sebagai alas. Saat si elang berhasil hinggap di topi, sorak sorai pengunjung semakin riuh. Kami tersenyum melihat anak-anak berteriak gembira. Serunyaaaa!

Tidak terasa hari makin siang, dan perut sudah mulai keroncongan. Di dalam kawasan Faunaland ini terdapat beberapa pit stop berisi kedai-kedai. Sayangnya tidak semua kedai buka, kami hanya menemukan kedai yang menjual mie instan dan beragam sate-satean seperti bakso ikan dan sosis. Jadilah kami mengganjal perut dengan camilan-camilan itu. Setelah keluar kawasan nantinya kami berniat menikmati bakso yang jadi menu utama kedai di pintu masuk. Harga makanan ini tergolong ramah di kantong, hanya berkisar 10 ribu hingga 25 ribu rupiah.

Sebelum pulang, kami memutuskan menaiki perahu keliling danau. Suasana asri terasa saat kami menunggu antrean di dermaga. Di akhir pekan, antrean perahu ini cukup ramai. Dari pantauan tim Koper Mini, hanya ada 3 perahu yang beroperasi. Kapasitas 1 perahu berkisar 10 hingga 12 orang.

Kami sangat menikmati tur keliling danau, meskipun di tengah perjalanan, kami sempat dikagetkan dengan kemunculan ular phyton raksasa. Waduuh, ternyata itu hanya mainan saudara-saudara! Pengelola sengaja menyiapkan beberapa kejutan di tiap sudut. Ya lumayan lah yaa, buat hiburan. Hehehe.

Oh ya, kita juga bisa menyewa sepeda di luar kawasan Faunaland Ancol ini, harganya Rp 45 ribu per jam. Ada sepeda dewasa, mini hingga sepeda anak yang siap dipilih. Rutenya kurang lebih sama dengan rute kita berjalan kaki tadi. Kami meninggalkan Faunaland satu jam sebelum kawasan wisata ini ditutup. Tak lupa, kami mampir ke Pantai Ancol untuk menikmati matahari tenggelam. Alhamdulillah, liburan singkat ini ditutup dengan maniis…Sampai jumpa lagi kawan-kawan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *