Berendam Air Hangat di Vila The Ark Bukit Sentul

Hai, sahabat Koper Mini… Selamat Hari Raya Idul Fitri 2018, mohon maaf lahir batin yaa. Lebaran tahun ini, tim Koper Mini tidak mudik tapi sempat berlibur singkat bersama keluarga besar di Bogor, Jawa Barat.

Dari beberapa pekan sebelumnya, kami sudah memesan Vila di Airbnb. Kami ingin menghabiskan libur lebaran tidak jauh dari Ibu kota, saat itu pilihannya adalah seputaran Anyer, Bogor atau Bandung. Dengan mempertimbangkan lalu lintas, kami coret pilihan pertama dan ketiga. Kami pun mulai hunting tempat berlibur yang unik. Di Airbnb ada beberapa pilihan Vila di Bogor dan sekitarnya dengan beragam fasilitas yang ditawarkan. Ada yang sangat menarik hati, tapi sayangnya di hari H lebaran, Vila incaran kita sudah full booked. Setelah menyaring satu persatu hunian dengan review terbaik, kami menemukan sebuah Vila unik di Kawasan Sentul.  Namanya “The ARK”.

Vila The Ark Sentul

Tidak hanya dilengkapi dengan private pool, Vila ini juga memiliki kolam pemandian air hangat pribadi. Air belerang tersebut berasal langsung dari gunung. Waah, membayangkan berendam air hangat sambil menikmati semilir angin sejuk Bogor, di atas bukit? Pasti menyenangkan ya…Apalagi review dari para penyewa sebelumnya menunjukkan properti ini berkesan. Bahkan ada salah satu penyewa menyebut “It has provided you more than what you expected”…weleh, makin bikin kami penasaran. Kami pun langsung memesan properti ini untuk 2 malam, persis di hari libur Hari Raya Idul Fitri. Di momen-momen spesial seperti akhir pekan dan hari besar memang wajar jika harga properti di airbnb juga istimewa, dari hari biasa yang dipatok hanya 1 juta per malam, harga sewa properti ini di hari lebaran naik berkali lipat, untuk 2 malam kami dikenai harga sekitar 5 juta rupiah.

Pintu masuk bangunan utama

Di hari yang telah dinanti, kami berkendara dari Kawasan Tangerang Selatan, Banten menuju tol Jagorawi dan keluar di Gate Sentul Selatan, sesuai petunjuk yang kami dapat dari pemilik Vila. Suasana hijau dan sejuk kami nikmati, sesaat setelah memasuki Kawasan perumahan Sentul City. Rupanya vila yang kami sewa terletak di atas bukit di belakang Kawasan ini. Pantas saja, si pemilik sempat menjelaskan bahwa Vila ini terletak tidak jauh dari Taman Wisata Jungle Land. Hmm…tapi ternyata benar sesuai salah satu review di laman Airbnb, jalan perkampungan menuju Vila ini cukup terjal, bahkan di titik tertentu nampak bekas longsoran yang dijaga oleh warga kampung. Lebar jalan cukup sempit, jika ada 2 kendaraan berbadan lebar, maka salah satu harus mengalah dan bergantian. Setelah melalui perjalanan yang cukup bikin dag dig dug, sampailah kami di Vila tersebut. Dari luar vila ini tampak seperti rumah biasa saja, tapi ketika pintu gerbang dibuka, waaah tampaklah kolam renang pribadi dan kolam khusus air hangat yang saling berdampingan. Surga di atas bukit! Ckckckck…

Menit-menit pertama di Vila kami habiskan untuk mengeksplorasi medan. Villa bertema batu alam ini terdiri atas bangunan utama, yang di dalamnya terdapat ruang tamu, dapur, kamar mandi dan 2 buah kamar. Kamar utama berukuran lebih luas daripada kamar yang lain dan dilengkapi televisi kabel. Dua ranjang berukuran sekitar 180 centimeter (king size) tertata di sana. Di kamar yang lebih kecil ada 2 ranjang susun berukuran lebih kecil. Semua jendela kamar berhadapan langsung dengan kolam renang, membuat nuansa tropis semakin kental. Ada ruang tamu berukuran kecil, yang sudah dilengkapi dengan sofa dan televisi.

Dapur dilengkapi peralatan memasak

Sementara dapurnya dilengkapi dengan kompor, microwave, rice cooker, alat pemanggang roti dan berbagai peralatan masak, termasuk piring, mangkuk dan gelas. Pemilik vila juga sudah menyediakan handuk, peralatan mandi sederhana dan sabun cuci tangan. Di salah satu sudut ruang tamu, diletakkan kotak amal kaca, bertuliskan donasi untuk pembangunan Masjid. Kami duga Masjid itu berada di sekitar Vila. Sebelum berhasil menemukan Vila ini, kami memang sempat melewati sebuah permukiman padat. Warganya ramah dan membantu saat kami agak kesulitan menemukan tempat yang kami tuju.

Kami baru sadar, kontur tanah Villa ini berundak-undak. Pemilik vila, Ibu Lila mendesain sebuah Vila berfasilitas lengkap di sebuah lembah yang menghadap kebun dan bukit. Di sisi atas kolam air hangat, terlihat sebuah sebuah saung yang cukup luas. Di dalam saung ini terdapat tikar dan Kasur matras. Oh, rupanya tempat ini kerap digunakan sebagai Musala untuk salat.

anak-anak salat di Musala saung

Matras itu menjelaskan adanya review tentang keahlian penjaga Villa, yang akrab dipanggil Mamang Nce memijat para penyewa Vila yang membutuhkan jasanya. Di hari kedua, Eyang Kakung, Eyang Putri, dan Om, Tante semua mencoba pijatan suami istri penjaga Vila. Para lelaki dipijat oleh Mamang Nce di Saung. Sementara yang perempuan dipijat si Teteh, istri mamang Nce di kamar masing-masing. Biaya pijat normalnya 80 ribu per orang, tapi silakan berikan tips sesuai pelayanan ya.

Oh ya, satu lagi yang membuat kami penasaran adalah komentar di review penyewa bahwa istri si Mamang juga jago memasak dan kerap menerima order dari pelanggan Vila. Siang itu kami membuktikan review itu dengan mencicipi sayur sup, ikan asin dan lalapan yang segar khas Sunda bikinan si Teteh.

Ikan asin bikinan si Teteh
Jangan lupa lalapan khas Sunda 😉
Sambel terasi maknyoozz

Menu itu dilengkapi sambal terasi yang sedaap, meskipun agak terlalu asin untuk lidah kami…Alhamdulillah nikmatnya menikmati masakan ala kampung, setelah anak-anak heboh berenang dan Eyang Kakung dan Eyang Putri berendam air hangat. Kolam dengan sumber air belerang ini dibuat khusus untuk penyewa vila, dan dikuras setelah penyewa check out, jadi tidak perlu khawatir soal kebersihannya ya. Uniknya lagi, kolam air hangat dan kolam renang air dingin terletak berdampingan. Jadi kalau anak-anak sudah mulai menggigil kedinginan, mereka bisa menghangatkan diri dengan berpindah lompat ke kolam air hangat. Seru kan? Eyang-eyangnya juga tidak mau kalah mengikuti trik para cucu. Hahahaha…

Seruuuu!

Kolam renang vila ini berbentuk persegi panjang, dengan 2 sisi lantai berukuran berbeda. Di sisi kiri, lebih pendek dan diperuntukkan bagi anak-anak. Sementara berjalan ke sisi kanan akan semakin dalam untuk orang dewasa. Private pool ini membuat kami puas, apalagi anak-anak. Mereka bisa berenang dan bermain air kapanpun mereka mau, dan pastinya semua fasilitas ini jadi milik kami pribadi, tanpa harus berbagi dengan orang asing.

Untuk yang bosan berenang ataupun berendam,  masih ada pemandangan lain yang menyejukkan mata. Di bagian paling belakang vila ini, terdapat sebuah beranda, separuhnya tertutup atap, namun sisanya sengaja dibiarkan terbuka, dengan pagar bambu yang asri. Pemandangannya? Bukit Sentul yang hijau dihiasi berbagai tanaman, termasuk pohon-pohon pisang yang ranum. Pantas saja si Teteh tadi sempat menyajikan pisang goreng yang super manis, ternyata itu buah dari kebun yang terletak persis di belakang Villa. Di sore hari, kami juga sempat menikmati sunset alias matahari tenggelam di sisi kanan lansekap ini.

Anak kota bahagia menikmati suasana pedesaan

Di ujung beranda terlihat peralatan memanggang atau barbeque yang cukup komplit. Hehe, kami tidak sabar untuk segera menggunakannya…

Hari berikutnya, kami berbelanja beberapa bahan makanan untuk pesta barbeque malamnya. Ada ayam, jagung, Ikan gurame, Ikan Bawal, sosis dan udang…nyaam, membayangkan semua bahan ini dengan lumuran saus mentega dan hangatnya arang sudah bisa membuat perut kami keroncongan. Kami memulai persiapan memanggang di sore hari, sambil menikmati matahari terbenam. Tantangan paling seru adalah upaya menyalakan arang. Setelah menyala, barulah kami panggang bahan-bahan makanan yang sebelumnya sudah dibumbui.

Duuh, bau bawang dan mentega yang wangi membuat kami makin lapar. Serunyaa, anak-anak pun sibuk membolak balikkan sosis dan jagung. Ini pengalaman pertama mereka ber-barbeque ria. Dan mereka terlihat sangat menikmatinya. Jagung mulai terlihat kekuningan dan matang, Kami pun siap menyantap berbagai hidangan yang berhasil dipanggang para Chef cilik.

Chef cilik

Rasanya maknyoooz, apalagi dinikmati di bawah hamparan bintang dan bulan yang syahdu. Semakin malam, suasananya semakin romantis…

kenyaaang

Terima kasih Mamang Nce dan Teteh yang baik, sepulang dari Vila, kami diberi oleh-oleh hasil bumi, apalagi kalau bukan pisang buah dan kripik pisang. Hehe. Alhamdulillah, insyaallah menginap lagi di sini di liburan berikutnya.

Untuk petualangan tim Koper Mini di Jakarta, Bogor dan sekitarnya, bisa klik link di bawah ini ya

Menikmati Akhir Pekan di Faunaland Ancol Jakarta

Jadi Astronot Dadakan di Sky World Taman Mini Indonesia Indah

Piknik Asyik di Kebun Raya Bogor

Review Lengkap: Bermain di Wahana Salju Terbesar di Indonesia, Trans Snow World Bekasi

Comments

  1. Syafak

    Bagus banget kayaknya villanya, Mas, itu kan di airbnb buat 6 org, kalo dateng lebih dari 6 orang, misal 8 atau 9 gitu kena cas tambahan ngga ya pas masuk?

    1. Post
      Author
      Koper Mini

      Saya sekeluarga ber-10 (6 dewasa + 4 anak) datang ke Villa ini, tidak ada charge tambahan. Tapi perhatikan juga kenyamanan, karena hanya ada empat tempat tidur besar yg disediakan di kamar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *