Serunya Main Seluncur Salju di Trans Snow World Bintaro

Alhamdulillah kasus Covid-19 relatif terkendali dan Pemerintah sudah melonggarkan aktivitas di area publik. Tim Koper Mini mulai hunting kawasan wisata anak indoor yang sudah menerapkan protokol Kesehatan. Dan hasilnya, ternyata di Bintaro, Tangerang Selatan, ada Trans Snow World yang sudah mulai dibuka kembali sejak awal November 2019. Arena bermain salju Trans Snow World berada di dalam Trans Mall yang terletak di sektor 7 CBD Bintaro Jaya, kawasan pemukiman di Tangerang Selatan, Banten. Di sini pengunjung dibatasi maksimal 600 orang, atau sekitar 25 persen dari kapasitas maksimal Gedung. Sebelum masuk ke arena, para pengunjung juga wajib melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan wajib menggunakan masker.

Tetap pakai masker di dalam arena salju

Apalagi pasca pandemi, pembukaan kembali arena taman bermain salju indoor ini diikuti dengan promo yang menarik, buy 1 ticket get 1 ticket free. Jadi saat weekdays, dengan 230 ribu Rupiah, kita sudah bisa mendapatkan 2 tiket masuk. Namun jika kalian pergi berkunjung saat weekend seperti tim Koper Mini, kalian harus membayar 300 ribu Rupiah untuk 2 tiket masuk. Tentu saja sangat menguntungkan jika bisa membawa anggota keluargamu dengan kelipatan 2. Eits, tapi tiket ini masih belum termasuk tiket permainan selain kereta gantung ya. Seperti contohnya penyewaan papan seluncur salju (sledge), bola raksasa (zorb ball), ski dan ban raksasa (snow tube), kalian harus menambah ekstra 30 ribu per permainan. Tiket masuk berlaku untuk 2 jam penuh bermain di area salju.

Pintu Masuk Trans Snow World

Ok, 4 tiket sudah di tangan, sekarang waktunya kita masuk. Sebelum masuk ke area permainan, kita akan diarahkan ke lokasi pengukuran sepatu boots. Masing-masing pengunjung akan diukur kakinya, supaya bisa mendapatkan ukuran boots yang sesuai. Selain dipinjami boots, kita juga akan mendapatkan kaos kaki gratis yang bisa dibawa pulang.

Jangan lupa siapkan peralatan jaket musim dingin, syal, sarung tangan dan kupluk agar anak-anak tidak kedinginan saat berada di dalam arena, apalagi suhu di dalam arena, kurang dari 10 derajat Celsius. Saran kami, bawa saja semua peralatan dari rumah, karena jika harus membeli di dalam store, harganya juga lumayan lho gaes. Trans Snow World memiliki toko peralatan musim dingin yang mereka namakan “Snow Store”.

Bisa juga membeli peralatan musim dingin di sini

Setelah Ayah, Bunda, si kakak dan si Adik sudah menggunakan boots dan semua peralatan, sekarang waktunya kami menitipkan sepatu kami di dalam box dan menyerahkannya kepada petugas. Jika anda ingin menitipkan barang bawaan yang lain, anda bisa juga menyewa locker di sini.

Anda bisa menitipkan barang bawaan di sini

Yuk, waktunya kita main saljuuu. Seruuuu! Anak-anak langsung menyerbu arena seluncur salju. Dengan menggunakan sledge alias papan luncur, mereka meluncur dari puncak salju hingga ke bawah. Waaaah, mulai terasa dingin sekali. Brrrrrr…

Karena sangat bersemangat, mereka rela naik ke puncak dan bolak balik meluncur. Eits, tetap hati-hati ya gaes. Kami melihat beberapa orang tua mengajak anak-anak mereka yang masih balita. Jangan sampai saat meluncur, kita menabrak mereka ya. Jangan lupa untuk tetap menjaga jarak dengan pengunjung lain, dan selalu memakai masker dengan benar. Bahkan sebenarnya masker bisa menghalau suhu dingin ini lho. Jadi dobel manfaat!

Ayah Bundanya Pacaran dulu yaa

Kami sebagai orang tua juga tidak mau kalah. Selain meluncur dengan sled, kami juga mencoba berbagai fasilitas yang lain. Sekarang waktunya main ban raksasa (snow tube). Ban ini bisa muat 4 orang lho!, sekilas seperti 2 ban yang dijadikan satu. Pertama kita harus menariknya hingga ke puncak, lalu kami bersiap di atas ban

1, 2, 3…daaan meluncuuurrr sampai ke bawah. Woohoooo! Kami semua berteriak kegirangan. Seruuu bangeet deh…

Anak-anak mengisi waktu mengantre kereta gantung dengan bermain salju. Kali ini si kakak membuat snow man mini dari salju buatan ini. Lumayan lah, ga harus jauh-jauh ke Gunung Fuji atau ke Pegunungan Alpen, anak-anak cukup bermain salju di Bintaro saja. Murah meriah! Oh ya, ada satu lagi lokasi Trans Snow World di Bekasi, Jawa Barat yang merupakan taman bermain salju indoor terbesar di Indonesia. Tim Koper Mini juga sudah pernah bermain di situ gaes, kalau kalian ingin tahu cerita lengkapnya, klik di sini ya https://kopermini.com/review-lengkap-bermain-di-wahana-salju-terbesar-di-indonesia-trans-snow-world-bekasi/

Setelah mengantre selama beberapa lama, akhirnya kami kebagian kereta gantung (sky lift) nih, 1 kereta ini bisa untuk 2 orang ya. Sebaiknya 1 anak, didampingi oleh 1 orang dewasa. Dari atas, kami bisa melihat pemandangan salju yang terhampar luas. Meskipun kami tahu ini buatan, tapi cukup menghibur buat kami yang sejak pandemi belum bisa berwisata jauh, apalagi ke luar negeri. Lukisan Gunung Fuji dan Pegunungan Swiss di dinding ini cukup mengobati dahaga piknik yang meronta. Hehe

Para pengunjung bebas berkeliling arena ini selama 2 jam, terhitung sejak tiket masuk diberikan ke petugas. Jadi manfaatkan waktu ini seefektif mungkin ya. Sebenarnya di dalam arena salju, ada juga area kafetaria berisi makanan dan minuman hangat. Tapi saran kami, maksimalkan saja 2 jam tersebut di area permainan. Toh sebenarnya Trans Snow World ini berada di dalam Trans Mall yang sangat luas dan dipenuhi restoran-restoran. Jadi anda bisa makan setelahnya di dalam mall.

Bisa pilih dan beli foto anda sekeluarga di sini

Oh ya, saat kita bermain tadi, ada beberapa fotografer resmi Trans Snow Park yang memotret kami sekeluarga dan memberikan barcode foto di pergelangan tangan kami. Jika waktu bermain telah habis, alarm di pergelangan tangan anda akan menyala. Saat anda sekeluarga beranjak keluar, silakan mampir ke Kios Digi Photo, petugas akan menunjukkan foto-foto yang diambil saat anda berada di dalam. Pengunjung tidak wajib membeli sih, tapi siapa tahu anda sekeluarga ingin menyimpan kenang-kenangan dengan background logo Trans Snow World. Hehe

Usai sudah petualangan kami di Trans Snow World Bintaro sore itu. Pastikan kalian sekeluarga juga tidak melewatkan promonya ya. Jangan lupa tetap jaga protokol Kesehatan, dan selamat berpetualang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *