Akhir Pekan Seru di Batu Malang

Batu! Penduduk dataran tinggi seluas 202,3 kilometer persegi ini sangat beruntung, karena setiap hari bisa memandangi gunung yang digdaya, hawa nan sejuk, dan hamparan tanah hijau yang subur. Kota Batu didominasi perbukitan yang terletak di lereng dua pegunungan besar yakni Arjuno-Welirang dan Butak-Kawi-Panderman. Deretan destinasi wisata berstandar internasional sudah lama bertengger di sini. Sebut saja, Secret Zoo, Museum Angkut, Batu Night Spectacular dan Eco Park. Kota administratif ini bisa ditempuh dalam waktu setengah jam dari pusat kota Malang. Setiap harinya ribuan orang hilir mudik melalui Bandar Udara Abdul Rachman Saleh. Tujuan utama pelancong tentu saja berwisata dan menikmati kota pelajar yang belakangan selalu mencuri perhatian para traveler.

Malang dari ketinggian

Kali ini Koper Mini akan mengajak anda berkunjung ke Selecta dan Dino Park di  kawasan wisata Jawa Timur Park 3 yang baru dibuka akhir Desember 2017 lalu. Selecta sudah tersohor sejak era 1990an. Dahulu kawasan wisata yang terletak di Bumiaji, Batu ini adalah tujuan utama wisatawan dari seluruh Indonesia, terutama sebelum destinasi wisata modern mulai menjamur di Batu. Di tahun 2017, harga tiket masuk per orang sebesar 25 ribu rupiah. Pengunjung dari luar kota biasanya ke Selecta untuk menikmati hawa sejuk, berendam di pemandian air hangat, dan berfoto di taman bunga yang cantik. Namun kini, Selecta telah berganti rupa, pengelola menambahkan beragam area permainan anak-anak, mulai dari flying fox, perahu bebek, perahu kora-kora atau perahu ayun, panahan, berkuda, mandi air panas, hingga sky bike. Apa sih sky bike itu? namanya keren ya. Ternyata di arena ini, pengunjung bisa mengayuh sepeda di atas ketinggian 2-3 meter di atas tanah. Pemandangan di bawah adalah taman bunga yang cantik berwarna warni.

Rel Melayang

Jadi selain berolah raga (benar-benar mengayuh lho… hehe) kita juga bisa cuci mata sekaligus menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Ya, udara di kawasan Selecta ini memang segar dan bebas polusi. Untuk bisa menikmati wahana ini, pengunjung cukup merogoh kocek 20 ribu rupiah per orang. Satu sepeda bisa dikendarai oleh 2 orang secara berdampingan. Jadi setiap anak bisa didampingi orang tuanya. Lamanya permainan ini sangat tergantung dari kecepatan kita mengayuh, karena jika kita tidak mengayuh, sepeda akan benar-benar berhenti di tengah. Sebagian pengunjung ternyata dengan sengaja berhenti mengayuh hanya untuk ber-selfie ria dengan background bunga warna warni. Waaah…serunya!

Saling berpacu mengayuh Sky Bike
Bunda & Jingga di atas Sky Bike

Baru turun dari Sky Bike, si kakak sudah heboh minta naik kuda. Wah, di sini kudanya makin ganteng karena dihias dengan baju khusus. Untuk 1 kali rute keliling, wisatawan dikenai harga tiket sebesar 10 ribu rupiah saja. Wah, bandingkan dengan harga tiket hiburan di Ibu Kota, jauh lebih murah meriah ya. Anak-anakpun senang bisa berkuda mengelilingi kawasan Selecta dengan dipandu seorang pendamping.

Dari satu wahana ke wahana lain, mata kita dimanjakan pemandangan taman yang indah, meski hari mulai siang, sama sekali tidak terasa terik, karena rimbunnya pepohonan di sini. Kami pun melanjutkan petualangan berikutnya dengan menaiki perahu kora-kora atau perahu ayun. Sekitar 20 orang bisa ditampung untuk sekali trip. Harganya pun sangat terjangkau, hanya 10 ribu rupiah. Kami menutup permainan di Selecta dengan menaiki perahu bebek. Sekali lagi di sini kita harus mengayuh ya, lumayaan nih hitung-hitung bakar kalori sambil seseruan main air. hahaha…

Hari beranjak sore, kami memutuskan mampir ke kedai ketan paling legendaris di Batu, namanya “Pos Ketan Legenda”. Dulu Pos Ketan Legenda ini hanya ada 1 yakni di tengah alun-alun kota Batu. Demi sepiring ketan beraneka topping atau rasa, pengunjung rela antri berjam-jam sambil berdiri. Duuh, kami sudah membayangkan harus kuat mengantri sebelum bisa mencicipi ketan maknyos ini. Eh tapi ternyata, usut punya usut, sekarang Pos Ketan Legenda sudah punya cabang dengan kualitas rasa yang tidak berubah. Letaknya ada di jalan Mojorejo, yang merupakan jalan utama menuju kota Malang. Lokasinya ada di ruko yang lebih luas daripada Pos Ketan pusat.

Ketan Legenda yang nikmat tiada tara

Sambil lesehan, kami sekeluarga melahap ketan yang masyaallah nikmat sekali. Wisata kuliner ketan ini kami pastikan selalu masuk dalam itinerary wisata berikutnya ke Malang.

Jawa Timur Park 3 Batu

Di hari berikutnya, anak-anak sudah tidak sabar ingin bertemu Dinosaurus. Wah kalau yang ini sih favoritnya si adik. Sebenarnya anak-anak cukup sering berpetualang di kawasan wisata bertema Dinosaurus, mulai dari yang di Taman Mini Indonesia di Jakarta hingga di Universal Studios Singapore, jadi penasaran juga sih apa yang berbeda di Dino Park Batu kali ini. Konsep Dino Park merupakan tema yang dipilih untuk kawasan wisata Jawa Timur Park 3.

Museum Dinosaurus

Di dalamnya ada berbagai wahana, ada galeri 5 Zaman Dino yang isinya memorabilia sejarah dan asal usul Dinosaurus, ada pula Dino Mall yang dilengkapi berbagai toko dan restoran, Selain itu ada The Rimba, Life with Dino dan Aquarium 4 Dimensi. Anak-anak terlihat paling antusias saat bisa naik ke atas patung Dinosaurus yang bisa bergerak. Di sini pengunjung harus mengantri untuk bisa mengabadikan foto si buah hati di atas Dino.

Tinggi juga ya Dinosaurusnya

Terakhir yang jadi wahana andalan adalah kereta raksasa yang bisa membawa puluhan pengunjung secara bersamaan mengelilingi berbagai zaman Dinosaurus yakni triassic, jurassic, ice age sampai creaceous. Karena wahana ini open air, pastikan anda menaikinya saat cuaca cerah. Apalagi antriannya cukup panjang, jadi pengunjung harus ekstra sabar. Untungnya semua wahana ini gratis alias sudah all in dengan tiket masuk.

Selain kawasan utama Dino Park, ada juga destinasi lain yang menarik di dalam kawasan wisata Jawa Timur Park 3, ada The Legend Star, semacam museum lilin Madame Tussaud. Lalu ada Music Gallery yang dipenuhi alat-alat musik dan patung lilin para penyanyi legendaris. Selain itu ada Hi-Tech Multimedia yang menawarkan kecanggihan augmented reality. Untuk bisa bermain di sini selama 2 jam, pengunjung dikenai 30 ribu rupiah. Selanjutnya ada Invinity World berupa rumah kaca raksasa yang dapat menyajikan bayangan pengunjung dalam bentuk yang unik.

Kami akan kembali ke sini

Kawasan wisata ini memang baru saja dibuka akhir tahun 2017. Pembukaan perdananya sengaja bertepatan dengan hari libur sekolah, apa lagi alasannya kalau tidak untuk mendongkrak pengunjung dari luar kota. Kami datang ke lokasi ini hanya beberapa hari setelah dibuka, jadi harga tiket masuknya masih harga soft opening yakni Rp. 100 ribu per orang. Anak usia 2 tahun ke atas sudah wajib membayar penuh. Kawasan ini dibuka jam 11 siang dan ditutup jam 10 Malam. Well, seperti kawasan Jawa Timur Park lainnya yang sebelumnya sudah pernah kami kunjungi, kawasan ini juga punya standar serupa. Kebersihan dan kerapihan taman wisata cukup terjaga. Kreatifitas konsep dan jenis wahana cukup bervariasi dan semuanya memenuhi standar internasional. Hanya saja ada wahana yang menurut kami belum siap untuk dipamerkan ke pengunjung, namun terpaksa tetap dijalankan untuk mengakomodir liburan akhir tahun. Tapi catatan minor ini tidak memengaruhi keseruan kami mengeksplor Jawa Timur Park 3. Kami pasti akan kembali ke Batu suatu hari nanti 🙂

Untuk petualangan tim Koper Mini lainnya di kota Malang, Jawa Timur bisa klik di sini ya:

Malang Smart Arena, Playground Indoor Terbesar di Malang Raya

Liburan Keluarga di Senyum World Hotel Batu Malang

Comments

  1. Travel Malang Jember

    bagus sekali wisata jatimpark.. banyak edukasi tentang satwa museum2 yg sangat terkonsep dengan sangat baik.. anak saya sangat suka.. sangat worthud dengan harga tiket terusan jatim 1 jatim dan ecopark. semua keren??

    1. Post
      Author
  2. Travel Malang Denpasar

    Suka sekali sama tempat wisata ini. Luas banget rasanya 1 hari tidak cukup untuk menjelajah setiap sudutnya. Banyak permainannya dan harga tiket masuk sudah untuk semua permainan. Patung2 dinosaurusnya bagus. Makanan disini juga harganya masuk akal tidak kemahalan. Minusnya jam buka jam 11 terlalu siang, sebaiknya lebih pagi utk weekend bisa jam 8 karena di Malang banyak tempat wisata, sehingga wisatawan bisa menikmati berbagai tempat wisata di Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *