6 Tempat Wisata Wajib di Kopenhagen Denmark

Berlibur ke daratan Eropa selalu jadi dambaan wisatawan dari Asia, termasuk Indonesia. Para wisatawan dari negara beriklim tropis biasanya berkunjung ke Eropa di musim semi (spring) dan musim gugur (autumn), tapi tak jarang juga mereka sengaja pergi mencari salju di musim dingin (winter).

Kali ini tim Koper Mini mengulas tentang Denmark, sebuah negara yang terletak di sisi Barat Eropa yang dikenal sebagai salah satu negara Skandinavia. Denmark terletak di sebelah barat daya dari Swedia dan selatan dari Norwegia. Meski bukan destinasi favorit seperti London di Inggris atau Paris di Perancis, tapi Kopenhagen, ibu kota Denmark, ternyata menyimpan sejumlah lokasi wisata yang cantik dan penuh sejarah. Tak percaya?

Yuk, kita kulik satu persatu 6 tempat wisata yang wajib dikunjungi, saat anda berlibur ke Ibu Kota Denmark, Kopenhagen dan sekitarnya:

  1. Nyhavn
Tim Koper Mini di Nyhavn Kopenhagen

Siapa yang tidak pernah melihat lansekap indah ini di kartu pos? Ya, pemandangan deretan kapal yang berlabuh di sebuah kanal dan kafe-kafe yang berwarna warni ini selalu jadi landmark utama Kopenhagen. Beruntung, tim Koper Mini kali ini bisa membuktikan keindahannya langsung, bukan dari kartu pos. hehe.

Kanal Nyhavn dibangun oleh Raja Christian V antara tahun 1670 hingga 1673. Saat membangun kawasan ini, dia menggunakan tenaga para tahanan perang dari Swedia. Kanal ini difungsikan sebagai pelabuhan selama 3 abad. Di jaman dahulu, kerap menjadi lokasi para pelaut untuk minum-minum dan beristirahat, sebelum kembali berpetualang membelah samudra. Di masa lampau, kawasan ini dikenal sebagai kawasan prostitusi atau “red light district”nya kota Kopenhagen.

Nyhavn di awal bulan Oktober

Namun di masa kini, wajah Nyhavn berubah menjadi lokasi wisata yang cantik. Deretan rumah-rumah di sini berubah menjadi bar, restoran dan kedai yang dilengkapi musik live. Seluruh rumah dicat warna warni, dan semakin meriah di saat Natal tiba.  Para wisatawan juga bisa menikmati pemandangan di sepanjang kanal dengan menaiki kapal-kapal yang disewakan untuk turis.

2. Patung The Little Mermaid

Patung The Little Mermaid di Kopenhagen

Siapa yang tak kenal kisah The Little Mermaid dari Denmark? Kisah dongeng legendaris ini ditulis oleh Hans Christian Andersen, penulis yang hingga kini masih mengharumkan nama Denmark. Sebenarnya kisah asli Little Mermaid tidak berakhir bahagia, tapi saat bekerja sama dengan Disney Pictures, pihak Disney mengubah cerita adaptasi ini dengan menampilkan happy ending, harapan semua pembacanya. Patung sebagai monumen untuk mengingat kisah ini disumbang oleh pengusaha bir Carlsberg, Carl Jacobsen. Carl adalah putra pengusaha bir terkenal yang berasal dari Kopenhagen, Denmark itu. Patung ini dipahat oleh seniman bernama Edvard Eriksen di tahun 1909. Dimensi Patung Little Mermaid sebenarnya tidak terlalu besar dan terletak di pinggir laut di kawasan Dermaga Langelinje. Patung ini resmi menjadi ikon Kota Kopenhagen sejak diresmikan pada 23 Agustus 1913, dan sejak itu menjadi daya tarik utama wisatawan yang berkunjung ke Denmark.

Bergaya seperti Little Mermaid sah-sah saja lho 😉

Para turis yang datang termasuk tim Koper Mini, harus mengantre untuk mengabadikan foto bersama si Little Mermaid. Tidak ada biaya khusus untuk masuk ke area ini, jadi semua bisa dinikmati secara gratis!

3. Istana Amalienborg

Amalienborg Palace

Kalau di London, Inggris ada Istana Buckingham, nah di Kopenhagen, Denmark ada Istana Amalienborg yang terletak di jalan Amalienborg Slotsplads 5. Di sinilah tempat tinggal resmi keluarga Kerajaan Denmark. Istana ini terdiri dari empat bangunan megah yang tersusun secara octagonal. Di tengah, terdapat Patung Monumen Equestrian King Frederik V. Beruntung, saat berkunjung ke sini, tim Koper Mini bisa menyaksikan langsung prosesi pergantian pengawal istana, tepatnya di jam 12 siang. Wah, serunyaa!

Jangan lupa berfoto bersama para pengawal Istana Amalienborg

Para pengawal ini dilarang untuk berbicara dengan wisatawan yang datang, termasuk ketika kita meminta foto bersama. Jadi fotonya diam-diam saja ya. Hahaha…saat berfoto dengan para pengawal, kami jadi ingat kalau pengawal istana ini mirip sekali dengan yang ada di kaleng biskuit kenamaan itu.

4. Makam Hans Christian Andersen

Makam Hans Christian Andersen, Penulis Legendaris asal Denmark

Kini saatnya kita melakukan napak tilas, wisata sejarah bersama penulis legendaris asal Denmark, Hans Christian Andersen yang dikenal sebagai Bapak Dongeng Dunia. Karya-karya yang paling fenomenal dari Andersen antara lain: The Ugly Duckling, The Little Match Girl, Thumbelina dan tentu saja The Little Mermaid. Karya-karyanya kerap diadaptasi oleh Disney Pictures menjadi film-film anak yang paling laris di dunia, di antaranya Frozen dan The Little Mermaid. H.C. Andersen tumbuh dari keluarga sederhana dan tidak istimewa secara akademis, namun sejak kecil dia terbiasa menikmati seni dari Ayah dan Ibunya yang penyuka sastra.

Setelah malang melintang di dunia seni dan tulisan, H.C. Andersen harus menyerah dengan kanker hati. Setelah 2 tahun bertarung melawan kanker ganas, Andersen wafat pada tanggal 4 Agustus 1875 di Kopenhagen. Kematian Andersen menjadi pukulan hebat untuk Denmark dan para penggemarnya di seluruh dunia. Jenazah Andersen dikebumikan di Pemakaman Umum Assistens Kirkegard tepatnya di Jalan Kapelvej 4, Kopenhagen.

Di Pemakaman Umum ini banyak dimakamkan tokoh-tokoh terpandang asal Denmark

Saat tim Koper Mini berkunjung ke sini, cukup sulit menemukan blok dan nomor makam Andersen, monumennya ternyata tidak sebesar makam-makam warga biasa lainnya yang dimakamkan di lokasi ini.

5. Kopenhagen City Hall

Balai Kota Kopenhagen

Balai Kota di negara-negara Eropa umumnya terletak di centrum atau pusat kota, demikian juga dengan di Kopenhagen, Denmark. Di Jalan Rådhuspladsen 1 ini lah terletak Munisipalitas Kopenhagen, termasuk di dalamnya Dewan Kota yang anggota-anggotanya dipilih setiap empat tahun sekali. Para anggota dewan biasanya bertemu setiap hari Kamis jam 17.30 waktu setempat. Mereka mendiskusikan berbagai isu menyangkut warga kota, antara lain lapangan kerja, bisnis dan ekonomi, perencanaan kota, kesehatan, dan lain sebagainya. 

Interior Balai Kota Kopenhagen

Balai Kota ini juga kerap didatangi warga yang ingin melangsungkan pernikahan di catatan sipil. Di sekitar Balai Kota Kopenhagen, terdapat sejumlah titik yang diserbu para wisatawan, yakni Patung Hans Christian Andersen, dan juga deretan toko yang menjual souvenir atau oleh-oleh khas Denmark. Di sepanjang jalan yang dipenuhi para pejalan kaki ini, para warga lokal mengekspresikan diri dengan menggelar performance (penampilan musik dan seni).

Pertunjukan musik yang menenangkan

Tim Koper Mini sangat menikmati berjalan kaki di kawasan ini, di musim gugur suhu Kopenhagen cukup bersahabat, yakni sekitar 17 derajat Celsius. Beruntung matahari mulai menampakkan sinarnya pagi ini.

6. Kastil Fredericksborg di Hillerod

Kastil Fredericksborg di Hillerod

Sejenak keluar dari Kota Kopenhagen, dan berkendara sekitar 40 menit ke arah utara, kita akan sampai di Hillerod, sebuah kota kecil di Denmark. Di sini terletak Kastil kebanggaan warga Denmark, bernama Fredericksborg. Pesona kastil ini memang mengagumkan. Bangunan yang berdiri sejak tahun 1560 atau abad ke-17 ini dibangun oleh Frederick II.

Danau yang mengelilingi Kastil Fredericksborg

Selain interior kastil dan kapelnya yang menakjubkan, Kastil ini juga dikelilingi danau yang indah dan taman-taman luas dan asri, menjadikannya sebagai lokasi wisata andalan di Kopenhagen.

Sekarang dimanfaatkan sebagai Museum Nasional

Di masa kini, Kastil ini berubah menjadi Museum Nasional, setelah J.C. Jacobsen, pendiri pabrik minuman terkenal Carlsberg mengokupasi kastil ini. Jacobsen merupakan penyumbang dana terbesar untuk perbaikan kastil setelah sebelumnya pernah terbakar.

Detil pahatan di eksterior Kastil Fredericksborg

Tim Koper Mini sangat mengagumi keindahan kastil ini, saat berkeliling di sekitar kastil, rasanya benar-benar seperti masuk ke dunia kerajaan di masa lampau. Imajinatif!

Bagaimana? tertarik menjadikan Denmark sebagai destinasi liburan anda dan keluarga berikutnya? Selamat berlibur 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *