Scientia Square Park Taman Wisata Outdoor Ramah Anak di Tangerang Selatan

Di saat pandemi seperti sekarang, mengajak anak berwisata sekedar melepas penat di masa liburan sekolah memang susah-susah gampang. Prioritas tim Koper Mini adalah mencari lokasi yang paling aman untuk mereka. Pertama, tentu jenis wisatanya harus outdoor alias di area terbuka. Kedua, lokasinya tidak jauh dari rumah, selama bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi. Terakhir, lokasi wisata wajib menerapkan protokol kesehatan ketat, termasuk semua pengunjung wajib menggunakan masker, ada pengukuran suhu di pintu masuk, menjaga jarak aman, menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di setiap titik.

Setelah melakukan riset sederhana, kami akhirnya sepakat mengajak anak-anak pergi liburan singkat ke Scientia Square Park di Gading Serpong, Tangerang Selatan Banten. Letaknya tidak jauh dari gedung Universitas Multimedia Nusantara. Kami mengunjungi taman ini di akhir pekan sehingga harus merogoh kocek lebih dalam dibanding jika pergi di hari kerja atau weekdays. Saat weekdays, tiket masuk dihargai 45 ribu rupiah/orang/anak. Semua anak usia di atas 2 tahun harus sudah membayar penuh. Sementara di akhir pekan, harga tiket masuk naik menjadi 95 ribu rupiah/orang/anak. Dengan tiket ini anda bisa berkeliling taman sepuasnya seharian penuh.

Anda juga tidak perlu khawatir jika tidak membawa uang tunai, karena di pintu masuk, mereka juga menerima pembayaran non tunai alias debit atau kredit. Lalu kita akan mendapat barcode yang bisa digunakan untuk membuka pintu otomatis. Tiketnya jangan sampai hilang ya, karena barcode ini bisa menjadi bukti tanda masuk Kembali, jika kita ingin keluar sebentar untuk mencari makanan atau minuman. Untuk informasi, di sekeliling taman Scientia Square ini berjajar resto-resto dan kedai kenamaan, yang dahulu sebelum pandemi selalu terlihat sangat padat.

Kami masuk ke taman cukup sore sehingga matahari sudah tidak terlalu menyengat. Anak-anak langsung semangat melihat area panjat dinding berwarna warni. Mereka pun langsung mencobanya. Orang tua jangan lupa untuk mengawasi anak-anak di bawah 10 tahun ya, dan pastikan anak-anak juga menggunakan alat pengaman. Di bawah, sudah tersedia matras tebal yang kerap juga dimanfaatkan untuk anak-anak bermain loncat-loncatan.

Masih di area yang sama juga ada area jembatan tali, untunglah taman ini cukup sepi di sore hari jadi taman ini berasa milik sendiri. Hehe. Anak-anak pun puas bermain di area ini.

Selanjutnya kami berjalan lebih dalam ke area dan menemukan tempat penyewaan kuda. Waaah. Kudanya juga cakep-cakep lho. Serunyaaa. Anak-anak langsung naik ke atas kuda, didampingi oleh kakak penjaga. Mereka kemudian akan berkeliling 2 putaran mengitari area Scientia Square Park. Di saat weekend, harga sewa kuda menjadi 35 ribu rupiah per perjalanan tapi di hari kerja harganya sangat turun, menjadi 25 ribu rupiah saja per perjalanan.

Selanjutnya anak-anak sempat bertemu dengan si burung hantu. Tidak banyak orang yang berani berfoto dengan burung hantu, tapi tidak demikian dengan si kecil Zafran. Dia dengan gagah berani mau menerima kayu panjang tempat si burung hantu berpijak, dan langsung bergaya di depan kamera. Klik!

Favorit kami para orang tua adalah taman rumput yang sangat luas, yang bisa dipakai untuk bermain bola atau berpiknik. Ya, bisa saja kita menggelar kain di sini sambil menikmati matahari terbenam. Apalagi di samping kanan kiri ada kios penjual minuman dingin dan snack. Hmmmm….ada bau jagung bakar yang wanginya menggoda iman.

Hari beranjak gelap, saat kami menemukan pintu ajaib ke dunia lampion. Waah, semakin malam area ini semakin seru karena gemerlap lampunya. Jangan lupa mengabadikan momen di sini, karena ada puluhan jenis lampion berbagai bentuk di sini. Berjalan sedikit masuk lagi ke dalam, anda akan bertemu dengan hutan bambu yang telah dihiasi dengan lampu-lampu mini ala kafe romantis. Wah, jangan lupa ajak pasangan untuk berfoto di sini ya. Sudah sedikit berasa di Kyoto, Jepang. Hahaha

Sayangnya selama pandemi, Scientia Square Park tutup lebih awal di jam 7 malam, jadi kami terpaksa buru-buru mengakhiri petualangan kami. Tapi jika parents punya waktu yang lebih panjang untuk berkelana seharian penuh di sini, kami juga merekomendasikan beberapa aktifitas lain yang seru untuk kalangan remaja dan dewasa. Salah satunya area papan seluncur atau skateboard. Di era sebelum pandemi, anda bisa menyewa skateboard di lokasi, namun untuk saat ini demi keamanan, anda dianjurkan membawa skateboard dari rumah.

Selain itu ada juga area sepatu roda dan inline skate dan juga area balapan mobil remote control yang luas. Di sini anda bisa berputar dan melaju cepat di jalur yang mengasyikkan. Kapasitas maksimum 4 orang di driver’s stand dan maksimum 15 orang paddock. Di area ini, pengunjung bisa bermain RC engine 1:10, 1:8 dan 1:16.

Untuk anak-anak yang lebih kecil sebaiknya jangan melewatkan area memberi makan ikan koi, bermain dengan kelinci dan juga bermain ke area indoor rumah kaca yang berfungsi sebagai taman kupu-kupu.

Waah, lengkap sekali ya. Menurut tim Koper Mini, Scientia Square Park sangat layak dijadikan tujuan wisata keluarga jika nanti situasi penanganan Covid-19 di Indonesia sudah lebih baik dan kondusif. Selamat berpiknik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *